Buku The Science Of Wealth (TSoW)

Rp313.000

Buku The Science Of Wealth (TSoW#1)

Perbedaan paling mendasar dari ilmu tentang uang yang dimiliki seorang muslim yang baik dan yang bukan, adalah sikapnya tentang utang.

Bagi kebanyakan pengusaha di dunia, utang itu adalah alat paling efektif untuk membuat mereka semakin kaya. Itu sebabnya mereka sibuk belajar dan mengajarkan bagaimana menyiasati utang. Wajar, kebanyakan mereka bukan muslim dan tak punya aturan hidup tentang utang.

Bagi seorang muslim yang baik, kita meyakini bahwa utang itu hukumnya boleh. Kecuali utang yang mengandung unsur ribawi. Tapi Nabi kita jelas mengajarkan untuk sangat menghindari segala bentuk utang.

#TSoW

Untuk anda yang ingin berbisnis dengan keberkahan.

Ini bukan hanya tentang materi, tapi juga tentang ketenangan hati.
Insya Allah materi buku ini mampu merubah pola pikir yg akan berimbas pada perbaikan hidup.

Jangan terburu-buru Putuskan Beli, kalau tidak mau merasakan Manfaat yang berlimpah dari ilmu buku ini.

Sebagai pengusaha atau calon pengusaha, mendapatkan penghasilan yang tinggi adalah suatu yang sangat diinginkan. Tapi apakah Anda yakin jika bisnis yang Anda jalankan sekarang sudah mendapat keberkahan darinya?

Banyak juga yang terlalu berkutat dengan teknik untuk membuat bisnis tetap jalan tapi lupa pada iman. Dengan bangganya juga mereka menganggap diri mereka sukses hingga melupakan siapa yang memberinya jalan agar bisnisnya tetap bertahan.

Buku yang berjudul “The Science of Wealth” karya Ki Jendral Nasution pada dasarnya berisi pengalaman hidupnya yang dituangkan menjadi teori-teori tentang rezeki. Pengalaman tentang bagaimana penuli bisa bertahan hidup, menjalankan bisnis dengan menolak modal dari orangtua, meski harus berhutang kesana kemari demi bisa makan esok hari. Menggadaikan satu per satu perhiasan istri demi bisa punya uang sedikit untuk bisa tetap makan.

Perjalanan merangkak & terseok-seok menghasilkan uang demi keluar dari jeratan utang, hingga sampai di titik penulis tidurpun uang datang, itulah yang penulis kemas menjadi rumus, teori, prinsip atau apapun namanya di buku The Science of Wealth ini.

Di titik itu juga penulis akhirnya menyadari, bahwa rupanya kemakmuran atau kesejahteraan itu bukan sebuah kebetulan. Ada rangkaian sunnatullah yang mesti dituntaskan untuk mencapainya.

Karena kemakmuran merupakan rangkaian sunnatullah, maka dia sesungguhnya punya pola dan struktur. Karena dia punya pola dan struktur, maka dia sesungguhnya adalah sains yang bisa dipelajari oleh siapapun. Rangkaian pola dan struktur itulah yang penulis coba uraikan di buku ini. Maka nanti kita akan bertemu dengan bahasan tentang sikap mental, prinsip, strategi atau apapun yang mengarahkan kita pada kemakmuran finansial.

Buku ini bisa dikatakan sebagai “bisul pecah” dari kelas Wealth Mindset yang diadakan selama ini. Karena sejujurnya penulis begitu gregetan ketika ada banyak teman yang rupanya kebingungan menjemput rezekinya. Selalu ada loncatan pikiran di kepalanya tentang tindakan, langkah, cara berpikir teman-teman itu dalam menjemput rezekinya, “Duh kenapa kayak gitu mikirnya?”, “Duh ngapain sih harus begitu?”, “Ya jelas gagal kalau strateginya begitu!” dan loncatan pikiran lainnya.

Informasi Tambahan

Berat 250 gram

Anda mungkin juga suka…

telah membeli
45 menit lalu